Sistem Undercarriage Excavator dan Komponennya

Rate this post

Pernah memperhatikan bagaimana excavator berbobot puluhan ton tetap dapat bergerak, berputar, dan bekerja di atas permukaan tanah yang tidak rata? Di balik kemampuan tersebut, terdapat sistem undercarriage excavator yang menjadi bagian penting dalam menopang bobot sekaligus membantu unit bergerak di area kerja.

Sistem ini tidak hanya terdiri dari track yang terlihat dari luar. Di dalamnya terdapat beberapa komponen undercarriage excavator yang saling bekerja, mulai dari track shoe, track chain, sprocket, idler, hingga roller. Lalu, apa fungsi masing-masing komponen dan mengapa perawatannya penting?

Apa Itu Sistem Undercarriage Excavator?

Sebelum membahas setiap komponennya, penting memahami peran undercarriage secara keseluruhan. Bagian ini menjadi salah satu struktur utama excavator yang berhubungan langsung dengan permukaan kerja.

Sistem undercarriage excavator merupakan rangkaian komponen bagian bawah unit yang berfungsi menopang bobot excavator, menjaga kestabilan, serta memungkinkan alat bergerak menggunakan track. Sistem ini bekerja bersama dengan sistem penggerak dan struktur atas excavator selama unit melakukan traveling maupun pekerjaan penggalian.

Pada crawler excavator, undercarriage umumnya memiliki komponen yang dirancang untuk menerima beban besar dan menghadapi berbagai kondisi medan, seperti tanah lunak, tanah berbatu, permukaan tidak rata, hingga area konstruksi dengan material abrasif.

Komponen Utama Sistem Undercarriage Excavator

Setiap bagian dalam undercarriage memiliki fungsi berbeda, tetapi seluruhnya saling berkaitan. Kerusakan atau keausan pada satu komponen dapat memengaruhi kinerja komponen lainnya.

1. Track Chain

Track chain merupakan rangkaian rantai yang menghubungkan bagian-bagian track pada excavator. Komponen ini menjadi bagian penting dari sistem pergerakan karena bekerja bersama sprocket, roller, dan track shoe. Track chain menerima beban serta gaya selama excavator bergerak. Karena bekerja dalam kondisi yang cukup berat, keausan pada bagian tertentu perlu diperhatikan untuk mencegah gangguan pada sistem track.

2. Track Shoe

Track shoe merupakan bagian track yang bersentuhan langsung dengan permukaan tanah. Komponen ini membantu mendistribusikan bobot excavator ke area yang lebih luas sehingga unit dapat bergerak di berbagai kondisi medan. Pemilihan dan kondisi track shoe perlu disesuaikan dengan aplikasi. Track shoe yang mengalami keausan berlebihan dapat memengaruhi traksi dan kestabilan excavator.

3. Sprocket

Sprocket berfungsi meneruskan tenaga dari final drive untuk menggerakkan track chain. Gigi sprocket akan berinteraksi dengan bagian track chain sehingga track dapat bergerak ketika excavator melakukan traveling. Karena terus mengalami kontak dengan track chain, keausan pada sprocket perlu diperiksa secara berkala. Kondisi sprocket yang tidak optimal dapat mempercepat keausan pada komponen track lainnya.

4. Idler

Idler berada di bagian depan rangka track dan membantu menjaga arah serta ketegangan track. Komponen ini bekerja bersama track chain dan sistem tensioner untuk mempertahankan posisi track selama unit beroperasi. Kondisi idler penting diperhatikan terutama jika excavator sering bekerja pada medan berat atau memiliki intensitas traveling yang tinggi.

5. Lower Roller

Lower roller atau track roller menopang sebagian beban excavator sekaligus membantu track bergerak mengikuti rangka undercarriage. Komponen ini berada di bagian bawah track dan bersentuhan dengan track chain. Beban kerja yang tinggi membuat roller menjadi salah satu komponen yang perlu mendapatkan perhatian dalam program perawatan undercarriage excavator.

6. Carrier Roller

Berbeda dari lower roller, carrier roller berada pada bagian atas track frame. Fungsinya membantu menopang dan menjaga posisi track chain agar tetap berada pada jalurnya ketika bergerak. Walaupun ukurannya relatif lebih kecil dibandingkan beberapa komponen lainnya, carrier roller tetap memiliki peran dalam menjaga kelancaran pergerakan track.

Baca Juga: 7 Penyebab Gerakan Excavator Menjadi Lambat

Cara Kerja Sistem Undercarriage Excavator

Setelah mengenal komponennya, cara kerja sistem ini dapat dipahami melalui hubungan antara sistem penggerak dan rangkaian track. Ketika operator mengaktifkan fungsi traveling, tenaga dari engine diteruskan melalui sistem hidrolik menuju travel motor dan final drive.

Final drive kemudian memutar sprocket. Putaran tersebut menggerakkan track chain yang terhubung dengan track shoe. Track selanjutnya bergerak melewati sprocket, roller, dan idler sehingga excavator dapat maju atau mundur.

Komponen Fungsi Utama
Track chain Menghubungkan rangkaian track dan menerima gaya gerak
Track shoe Bersentuhan dengan tanah dan membantu distribusi beban
Sprocket Menggerakkan track chain
Idler Membantu menjaga arah dan ketegangan track
Lower roller Menopang beban dan membantu pergerakan track
Carrier roller Menopang posisi track chain bagian atas

Hubungan antarkomponen tersebut membuat sistem undercarriage excavator dapat bekerja sebagai satu kesatuan. Karena itu, pemeriksaan tidak sebaiknya hanya berfokus pada track shoe yang terlihat dari luar.

Mengapa Undercarriage Excavator Perlu Dirawat?

Undercarriage bekerja dengan menerima beban berat, gesekan, benturan, serta paparan material dari lingkungan kerja. Kondisi tersebut dapat mempercepat keausan apabila unit tidak dirawat dengan baik.

Beberapa masalah seperti track yang terlalu kendur, komponen aus, material yang menumpuk di sekitar track, atau pelumasan yang tidak sesuai dapat memengaruhi performa undercarriage. Pada kondisi tertentu, keausan juga dapat meningkatkan biaya penggantian komponen dan mengurangi waktu produktif alat. Karena itu, pemeriksaan komponen undercarriage excavator sebaiknya menjadi bagian dari pemeriksaan rutin unit.

Tips Perawatan Sistem Undercarriage Excavator

Perawatan yang konsisten membantu operator atau teknisi menemukan indikasi keausan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Beberapa hal berikut dapat diterapkan sesuai petunjuk perawatan unit.

Bersihkan Track Secara Rutin

Material seperti tanah, lumpur, batu, dan material proyek dapat menumpuk di sekitar track. Pembersihan secara rutin membantu mengurangi penumpukan material yang dapat mengganggu pergerakan komponen.

Periksa Track Tension

Track yang terlalu kendur atau terlalu kencang dapat memberikan beban yang tidak sesuai pada komponen undercarriage. Pemeriksaan track tension perlu dilakukan sesuai spesifikasi dan prosedur dari produsen unit.

Perhatikan Keausan Komponen

Periksa kondisi track shoe, track chain, sprocket, idler, lower roller, dan carrier roller. Jika ditemukan keausan tidak normal, lakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum unit kembali digunakan untuk pekerjaan berat.

Sesuaikan Cara Operasi dengan Medan

Kebiasaan operasi juga dapat memengaruhi umur undercarriage. Traveling pada permukaan yang sangat berbatu, melakukan perubahan arah secara agresif, atau menggunakan unit di luar aplikasi yang sesuai dapat meningkatkan beban pada komponen.

Memilih Excavator Sesuai Kebutuhan Pekerjaan

Kondisi undercarriage juga berkaitan dengan pemilihan ukuran excavator. Unit yang digunakan pada area sempit membutuhkan pertimbangan berbeda dibandingkan excavator untuk proyek dengan volume pekerjaan besar.

Untuk pekerjaan dengan ruang terbatas, Small Excavator dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai karena dimensinya mendukung mobilitas pada area kerja tertentu. Sementara itu, Medium Excavator dapat dipertimbangkan untuk pekerjaan konstruksi umum, earthmoving, maupun proyek dengan kebutuhan kapasitas yang lebih besar.

Untuk pekerjaan dengan beban dan volume material yang lebih tinggi, Large Excavator dapat dipertimbangkan. Namun, ukuran unit tetap perlu disesuaikan dengan kondisi medan, akses menuju lokasi, target produktivitas, serta karakter pekerjaan. Pemilihan unit yang tepat membantu memastikan sistem undercarriage excavator bekerja sesuai kapasitas dan aplikasi yang dirancang untuknya.

Jangan Abaikan Kondisi Undercarriage Excavator

Undercarriage bukan sekadar bagian bawah yang membuat excavator dapat bergerak. Sistem ini menopang bobot unit, menjaga kestabilan, sekaligus menjadi bagian penting dalam proses traveling di berbagai kondisi medan.

Memahami komponen undercarriage excavator seperti track chain, track shoe, sprocket, idler, lower roller, dan carrier roller dapat membantu proses pemeriksaan dan perawatan menjadi lebih terarah. Dengan perawatan rutin dan pengoperasian yang sesuai, potensi keausan berlebihan dapat lebih mudah diketahui sejak awal.

Temukan Excavator SANY untuk Kebutuhan Proyek Anda

Sistem undercarriage excavator memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan stabilitas unit selama bekerja. Karena itu, pemilihan excavator sebaiknya mempertimbangkan kondisi medan, skala pekerjaan, operating weight, kapasitas, serta kebutuhan aplikasi.

PT SANY Perkasa menyediakan pilihan Medium Excavator dan Large Excavator SANY untuk berbagai kebutuhan konstruksi, earthmoving, hingga pekerjaan berat. Lihat pilihan Excavator SANY dan temukan unit yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi proyek Anda.

Orang lain juga membaca ini:

FAQ tentang Sistem Undercarriage Excavator

Apa Itu Sistem Undercarriage Excavator?

Sistem undercarriage excavator adalah rangkaian komponen bagian bawah yang menopang unit dan membantu excavator bergerak menggunakan track.

Apa Saja Komponen Undercarriage Excavator?

Komponennya meliputi track chain, track shoe, sprocket, idler, lower roller, dan carrier roller.

Apa Fungsi Sprocket pada Excavator?

Sprocket meneruskan gerakan dari final drive untuk menggerakkan track chain dan track excavator.

Mengapa Track Excavator Perlu Dirawat?

Track perlu dirawat karena bekerja menerima beban, gesekan, dan material dari lingkungan kerja yang dapat mempercepat keausan.

Apa Penyebab Undercarriage Cepat Aus?

Beberapa penyebabnya antara lain track tension yang tidak sesuai, material yang menumpuk, medan berat, serta pola operasi yang meningkatkan beban pada komponen.

Apakah Ukuran Excavator Memengaruhi Undercarriage?

Ya. Operating weight dan aplikasi unit memengaruhi beban kerja undercarriage sehingga pemilihan excavator perlu disesuaikan dengan kondisi proyek.

Previous Post

PT SANY Perkasa is the official distributor and representative of SANY Heavy Machinery in Indonesia, specializing in the supply and distribution of Excavators and Rotary Drilling Rigs.

©2024 All rights reserved